Cerita Dewasa

Cerita dewasa terbaru kali ini akan bercerita tentang Marno dan Yati, pasangan dari desa yang nekat pergi mengadu nasib di surabaya, untuk lebih lengkapnya langsung saja baca Cerita Dewasayang lucu ini.

Akibat panen yang terus gagal, dan tak cukup penghasilan untuk makan, maka pasangan muda itu bonek (bondo nekat) hijrah ke Surabaya. Gemerlap kota terbesar kedua di Indonesia itu memberikan harapan kepada Marno, “akan kutaklukan Surabaya” katanya dalam hati. Namun malang… sebulan di Surabaya, mereka tak berhasil mendapat kerjaan, sehingga akhirnya Marno dengan amat sangat terpaksa, minta kepada Yati agar mau ngalah berkorban, jadi WTS. Yati mula-2 nggak mau, tapi desakan ekonomi tak bisa ditahan lagi, akhirnya ia bersedia, dengan syarat … agar Marno selalu mendampinginya. Akhirnya di seputaran Doly, Yati mejeng untuk pertama kalinya. Tak lama, sebuah angkot datang menghampiri…. sopirnya kesengsem dengan paras Yati yang ayu alamiah….
“Jeng… berapa tarifnya ?” tanya si sopir.
Yati kaget… karena emang tanpa persiapan mateng, sampe mo pasang tarif berapa juga kagak tahu, akhirnya ia menoleh ke belakang pohon tempat Marno mengawasinya dari jauh.
‘Bentar Mas.. ‘ katanya pada sopir angkot.
Ia menghampiri Marno, minta nasihat ….
Marno bilang : “Yati… kowe minta lima puluh ribu”
Yati kembali lagi ke sopir angkot dan bilang :
“lima puluh ribu mas…..”
“Wah… mahal yah….. awakku cuma ada 30 ribu…. boleh nggak…..”
Yati bingung lagi… dan ia kembali ke balik pohon tanya Marno
” Mas … dia punyanya cuman tiga puluh ribu… gimana ?”
Marno nyahut : “Bilang deh… kalo 30 ribu ya cuman dapat service tangan”
Yati balik lagi : “Mas… tiga puluh ribu pake tangan aja mau ?”
Sopir yg udah kebelet… setuju….
Mobil diparkir di tempat gelap…. dan di kursi depan si sopir mempelorotkan celananya. Giliran Yati akan melaksanakan tugasnya, ia terkesima melihat anunya si tamu yang besar sekali… dan ia bilang kepada si Sopir : “Mas… tunggu sebentar ya……”
Ia buru-buru balik lagi ke tempat Marno bersembunyi dan bilang kepada suaminya : “Mas Marno…. sampeyan ada duit 20 ribu nggak? Kalo ada mbok tolong dipinjamkan sama sopir itu dulu….. “

Cerita Dewasa

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Makanan Khas Kuningan

Makanan Khas Kuningan – Tape ketan dan jeruk nipis peras diburu oleh wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Permintaan oleh-oleh khas Kuningan tersebut meningkat karena makin banyaknya pengunjung yang datang ke berbagai tempat wisata di lembah Ciremai.

“Permintaan oleh-oleh khas Kabupaten Kuningan dua pekan terakhir mengalami peningkatan cukup tajam dibandingkan sebelumnya, memasuki H-7 hingga kini H+4 konsumen rata-rata membeli tape ketan, jeruk nipis peras,” kata Taty, seorang penjual makanan khas Kuningan di Kuningan, Minggu (4/9/2011). Adira Asuransi Kendaraan Terbaik Indonesia

Ia menambahkan jumlah pengunjung ke Kabupaten Kuningan terus meningkat setelah objek pariwisata di sana mulai berkembang. Sehingga semakin marak pula penjual oleh-oleh khas daerah setempat. Sejak berjualan makanan khas Kuningan, daya beli masyarakat cukup baik.

Makanan Khas Kuningan

Sebelum berjualan, Taty mengaku berprofesi sebagai petani ubi jalar. Namun, ia lebih memilih berjualan oleh-oleh karena penghasilannya menjanjikan. Sejak H-7 hingga sekarang, pendapatan yang ia peroleh mencapai puluhan juta. Adira Asuransi Kendaraan Terbaik Indonesia Adira Asuransi Kendaraan Terbaik Indonesia

Ia menuturkan makanan khas Kuningan diawali dengan penjualan tape ketan hitam dan ketan putih dengan kemasan plastik biasa. Kemudian berkembang kemasan ember ukuran kecil, sedang, hingga besar. Lalu menyusul jeruk nipis peras yang kini sangat diminati wisatawan berbagai daerah. Adira Asuransi Kendaraan Terbaik Indonesia

Makanan khas lain yang cukup tinggi peminatnya saat musim libur lebaran, di antaranya, gemlong, jeruk nipis peras, leupeut dan tahu lamping. Padahal sebelum wisata berkembang semua makanan khas tersebut kurang diminati. Souvenir Pernikahan

Sementara itu, Yayah, pedagang makanan khas Kuningan lainnya menuturkan perkembangan dunia wisata di berbagai wilayah Kuningan mulai dari pemanfaatan sumber mata air untuk dijadikan kolam renang dan pemandian air panas. Hal itu membantu masyarakat setempat mengembangkan usaha makanan khas. Adira Asuransi Kendaraan Terbaik Indonesia

Permintaan berbagai jenis oleh-oleh Kabupaten Kuningan semakin meningkat, seiring dengan gencarnya promosi pemerintah terkait usaha pariwisata. Ia mengatakan perkembangan usaha pariwisata Kabupaten Kuningan dapat menciptakan dunia usaha baru untuk perkembangan pembangunan ekonomi masyarakat setempat. Adira Asuransi Kendaraan Terbaik Indonesia

Berdasarkan pengalaman pertama kali berjualan tape ketan Kuningan, kata Yayah, hanya satu ember yang terjual, karena wisatawan belum mengenalnya. Namun kini makanan khas Kuningan tersebut menjadi primadona. Pada libur lebaran, 100 ember setiap hari terjual. Adira Asuransi Kendaraan Terbaik Indonesia

Anwar, penjual makanan khas Kuningan di Jalan Cilimus, mengaku setelah ramai pariwisata Kuningan pedagang makanan khas kini bermunculan. Awalnya hanya beberapa toko sekarang sepanjang Kuningan kota hingga perbatasan Cirebon. Makanan Khas Kuningan

by Training Leadership

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Hello world!

Welcome to Blog.com.

This is your first post, produced automatically by Blog.com. You should edit or delete it, and then start blogging!

Posted in Uncategorized | 2 Comments